October 2016 | Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency
Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency

Berbagi informasi cryptocurrency dan peluang bisnis online di indonesia

October 2016
10in20back acer Admob Akasha Alexa Alphabet Amazon Animaker AplikasiMobile Arbitrage Arisan Artikel Artikel-Premium asuransi Athena Star Athena-Star Atm2you Audio Video Bisnis AvalonLife Bank Batik Griya BCA Beras Plastik BigtimeApps binary option Bisnis Android Bisnis Internet Bisnis Online Wanita Bisnis-Online Bisnisfeatured BitBastion Bitclubnetwork Bitcoin BitcoinUnlimited BitGold Bizpoints Bizsyss Blockchain BlueBird Brandedme BTCRelay BukaLapak Business Casoony cbvlink CDJAPAN Cevo Coffee Break CoinBrawls Corporationmaster Cryptocurrency Cybercrime DaggerHashimoto Dana Anggaran DAO Dash DataYes DBS DealMedan Decent Decred Download Dropshipper Duabelassuku Duit Cepat Duit FB E-Commerce e-currency E-sport Terkaya EA Forex Ebay EmGoldex EtherCamp Ethereum EthereumClassic euro Expanses Facebook Factom FasaPay FB Money FBS FirstBlood Flipagram Free-USD Freebies Freelancer FreeUSD Futurenet Game of War Games gigtissue GNOSIS GolemProject Google GoogleWallet Gpu-Miner Gratisan Hacker Bca Hamllet Harbolnas Highscoremoney HipChat hirose hiroseuk Holloween2015 HYIP Inchain Indosat Infografik Informasi Bisnis Inspirasi Instagram Investasi ISTC KarirPlus Kartu Bisnis 2015 kerjaitumain KiboPlatform Kominfo Komunitas Larawithme LBRY Lbrycredit Line Lisk Litecoin Lithium Litsy Logo Bisnis Magnet Malware McDonald Media Sosial Microsoft MLM MNC MNC Life Plus MNC Link Plus Mobincube MOBROG Modal Minim Modus Monero Monetize Monolith Myspace Negatron Oculus Ondigo OneCoin Oneyesoneno Online Online Games terkaya Onstore OpenBazaar Openload Parity Particl Pascalcoin Payoneer PayPal Payza Peluang Bisnis Penempah Pedang Penipuan Perfect Money Picasa Playfulbet Poinweb PokemonGo Polkadot Popslide Program Hybrid Properti PuraVida Qbule Qtum Rahasia BBM Rahasia Youtube RaidenNetwork Rando RarePepe Recyclix ReksaDana Ripih RoyalMiner Rupiah Safnida Saham Scam scottrade selfielottery Shopping SingularDTV Siomay Addict Skype Slockit Smartcontract SmartLedger smartpool Snapchat Solarwarm Sony Sosialshare Sportbooks Steemit StrategiMarketing StrategiWebsite STRATIS SuperDAO Survei Swarm Swarmcity Synereo Talkback Tees Teknologi-Bisnis Tesla Motors TheDAO THR Tips Bisnis Tips Blogger Tips Hemat tool gratis Tradiio Trading Trik BBM Tutorial Tutorial Bisnis twiiter Twisto Potato Twitter UCEO uFun Club Ufun Token Umatrin unitlink Userfeeds vbpoints Virus Bca Voucher Diskon Vujicic Waves WavesPlatform Whatsapp Windows10 Wings WingsPlatform Wix Xapo YoCoin YouNow YouthToEarn Youtube Zcash ZClassic Zcoin

Yops... hari ini ane hendak berbagi update informasi seputar 2 topik cryptocurrency yaitu: Waves Platform dan juga Wings Platform. Tentu saja kedua dua crypto tersebut berbeda fungsi dan tujuannya meskipun mereka berdua berasal dari rusia, dan jika ini pertama kali anda mendengar tentangnya maka bisa track back artikel artikel sebelumnya yg berhubungan dengan Waves dan Wings.

Pertama tama perkembangan development Waves Platform sudah semakin mendekati tanggal rilis full-nodenya. Dan pada minggu depan diharapkan versi terakhir (final) testnet Waves akan segera dirilis untuk memastikan bahwa ia lulus ujicoba sebelum ia benar benar layak untuk dirilis secara resmi.  Nah.. dikarenakan perkembangan "Custon Token Creation" berjalan dengan lancar seiiring dengan "Full Node Code" maka, kedua duanya ini akan dilaunching dalam satu waktu yg bersamaan. Ini menunjukkan bahwa gateway untuk teknologi tersebut sudah siap digunakan oleh proyek proyek lainnya spt contoh incentloyalty untuk menciptakan tokens yg dapat distribusikan dan ditradingkan, apabila platform exchange desentraliasi sudah diimplementasikan. Sementara itu, Waves juga sudah menemukan calon kantor baru mereka yg berlokasi di tengah kota Moscow, "Digital October Center" yakni merupakan pusatnya entrepreneur teknologi dan entrepreneurship.  


Selain dari itu, kemarin di tanggal 29 oktober 2016, sekolah blockchain di Rusia dimana Waves merupakan partnernya telah mengadakan acara "Marathon Business Idea Generator". Nantinya di tanggal 3 November, salah satu tim WavesPlatform, Dmitry Meshkov akan mempresentasikan scorex framework dan alternatif design blockchain lainnya. Tambahan lagi, Waves juga akan menghadiri "Russian Fintech Meetups" dan "Bitcoin dan Blockchain Conference" pada tanggal 10 November 2016.


Berhubungan dengan Wing Platform pula,  Crowdsalesnya yg sepatutnya dilaksanakan semalam tgl 30 Oktober 2016 diundur ke tanggal 18 November 2016. Alasannya ialah mereka sedang memproses dokumen dokumen legal di Switzerland, sehingga ia menunda persetujuan kontrak dengan mereka yg terlibat sebagai "Escrow" (pihak ketiga) dalam pengumpulan dana Crowdsalesnya. Dengan penundaan launchingnya Crowdsales Wings Platform, maka secara tidak langsung para tim foundernya mempunyai lebih banyak waktu melakukan ujicoba sekuritas portal softwarenya. 


Yops.. ane rasa sekian aja dulu artikel singkat berhubungan Waves dan Wings yg hendak ane kongsi pada hari ini.

Salam YesNo!


We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yuha... kawan kawan semua udah rindu ama Ethereum? Aha!! gak terasa udah seminggu gak update tentang perkembangan barunya Ethereum... Okay... jadi let's get starto!!

Pertama- tama, ada indikasi hardfork ronde kedua akan diberlangsung dalam waktu terdekat ini. Berhubungan dengan itu, maka pertemuan segenap tim founder Ethereum telah diberlangsungkan pada tanggal 28 oktober 2016 semalam. Nah... hasil dari agenda pertemuan itu, Hardfork EIP 158.161 telah sepakat akan diimplementasikan. Pada saat ini pengetestan uji coba masih terus berlangsung untuk memastikan kelancarannya. Dalam hardfork tersebut, ia akan menghapus akun akun bodong yg memadati blockchain Ethereum.


Berhubungan dengan permasalahan EXP yg dimanfaatkan oleh para attacker ini untuk melakukan serangan DOS ke blockchain ethereum, maka kos EXPnya akan ditingkatkan kepada 5x lipat. Kos EXP ini akan terus ditingkatkan lagi saat Ethereum memasuki Fase Metropolis setelah menjalani analisis yg lebih dalam. Sebagai antisipasi untuk melindungi Blockchain Ethereum  dari serangan Replay Attack di kemudian hari, para founder berdiskusi apakah hardfork ronde ketiga akan diberlangsungkan pada waktu yg bersamaan, atau menunggu Metropolis atau tidak sama sekali? Yops... jadi informasi selanjutnya berhubungan dengan Hardfork seterusnya Ethereum, akan diumumkan pada hari senin esok.

Pada sisi hashrate networknya Ethereum, ia ternampak mengalami kemerosotan -2000GH/s dan tak kalah menariknya difficulty rate Ethereum juga jatuh ke angka 85 TH. Sudah tentu kejadian ini disebabkan oleh maraknya harga Zcash yg sempat diperdagangkan 2500btc/Zec, yg menyebabkan para GPU Miners mungungsi untuk menambang ke Zcash. Oho!!



Terakhir, beberapa update lainnya seputar Ethereum yg akan terjadi dalam waktu terdekat ini ialah:
  • Project Golem diekspektasikan akan melakukan ICOnya pada minggu pertama/ kedua Bulan November 2016
  • ICO Beyond The Void akan dimulai pada tanggal 1 November 2016
  • Alpha rilis Akasha Project juga diekspektasikan akan diluncurkan pada bulan November 2016 mendatang
  • Tanggal 2 November 2016 ialah hari terakhir mendapatkan token Hackaton dengan harga termurah.
  • Publik domain .Eth akan tersedia secara global pada bulan Desember 2016.
  • Dan tak kalah menariknya ialah Mist Wallet Ethereum versi Parity akan dilaunching dalam beberapa waktu terdekat ini.

Yopss sekian aja dulu informasi singkat yg hendak sy sampaikan pada hari ini. Semoga bermanfaat.

Salam YesNo!
We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Saat ini facebook akan membawa aplikasi kameranya ke dalam era baru yg bervisualkan dunia maya realitas, dimana ia dapat bersaing dengan snapchat. Fitur baru ini akan berisikan topeng selfie beranimasi, dan filter filter menakjubkan lainnya yg dapat merespon mengikuti gerak badan penggunanya.

Kamera baru ini akan tersedia secara instant melalui News Feed dengan cara cukup sekedar menyapu pergerakan tangan anda ke samping. Dan bukan itu saja, karna ia juga akan mendukung fitur private sharing melalui facebook direct inbox. Berhubungan dengan hal ini, Facebook akan memulai uji cobanya di Ireland sebelum merilisnya secara global.


Meskipun Facebook belum tentu dapat mengalahkan Snapchat dalam hal ini, tp setidaknya ia akan membawa dampak yg positif terhadap Facebook.  Yang membedakan inovasi Facebook ini dengan Snapchat/ Prisma ialah filternya yg bereaktif sehingga ia akan match dan terlihat keren bersamaan dengan pergerakan badan anda. Kemudian pertemanan kita dapat melihatnya dan merespon dengan komen komen. Apabila seseorang tidak mereply dalam 24jam maka riwayat chattingnya akan ilang dengan sendiri. 

Berhubungan dengan keadaan Twitter pula saat ini ternampak memprihatikan. Alasannya ialah karna seperti yg dilaporkan oleh Bloomberg, akan ada lebih dari 350 karyawannya terancam PHK. Ini menunjukkan bahwa lapangan kerja perusahaannya akan merosot kepada 8% dan disini sektor salesnya akan lebih terancam PHK. 


Nah... berita ini diumumkan setelah perusahaan Twitter merilis penghasilan Q3 2016 pada tanggal 27 Oktober 2016 semalam. Secara ringkasnya, Twitter tidak berprestasi baik pada tahun 2016 ini jika dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya seperti Google dan Amazon. Harga saham twitter juga terus mengalami kemerosotan sehingga 40% yg bahkan bernilai dibawah perusahaan media sosial China, Weibo.

Yops... sy rasa sekian aja dulu informasi yg hendak sy sampaikan pada artikel hari ini.

Salam YesNo!

We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yohaaa kawan kawan semua... akhirnya tanggal 28 Oktober 2016 telah pun tiba dan saatnya para miner beserta segenap fans cryptocurrency akan dapat mulai mencicipi seperti apa rasanya Zcash itu. Terlebih lebih lagi, tidak dapat kita elakkan bahwa Zcash telah menjadi topik pembicaraan hangat di dunia cryptocurrency.

Yops... jadi diekspektasikan Zcash akan memulai genesis blocknya pada jam 13:00 UTC (15.00WIB) dan ia akan dimulai dengan slow mode dulu dimana rewards blocknya akan perlahan lahan naik sampai ke paras normal sepanjang 34hari. Dan sedikit koreksi dan tambahan yg hendak sy sampaikan berhubungan dengan artikel yg telah ane posting beberapa waktu yg lalu, ialah:

[update title="Beberapa Koreksi dan Tambahan Informasi Tentang Zcash" icon="info-circle"]
  • Blocktime Zcash ialah 2.5menit per block sehingga ia akan lebih cepat dari Bitcoin yg blocktimenya 10menit per block.
  • Size block Zcash ialah sebesar 2MB sehingga ia dapat memuat lebih banyak transaksi daripada Bitcoin yg block sizenya sebesar 1MB.
  • Zcash akan mempunyai 2 versi Wallet dalam 1 dompet... yakni Wallet T (Transparant) dan Wallet Z (Privacy) . Disini para pengguna dapat memilih untuk menyimpan Zcashnya dalam versi yg transparan ataupun yg terahasiakan.
  • Yang benar ialah 10% dari block rewards akan disalurkan kepada Tim Founder (bukan 20%).
  • Block rewards normal dalam 4tahun pertama sebelum halving ialah 12.5 ZEC.
[/update]
Berikut dibawah ini ialah Kalkulasi Block Rewards Zcash Dalam SlowMode Selama 34 Hari


Berbicara tentang update terbaru dari pihak Founder Zcash ialah beberapa jam yg lalu mereka baru saja mempublikasikan hasil dari sekuritas auditnya yg mereka terima dari dua pihak (NCC Group dan Coinspect). Kesimpulannya ialah terdapat resiko sedang dan resiko tinggi yg akan berdampak ke performanya Zcash. Meskipun tidak ada ternampak potensi dari sisi kecurian dana, namun ada potensi dapat terjadinya eksploitasi serangan 51%. Tujuan sekuritas audit ini dipublikasikan ke umum dikarenakan para founder Zcash berkomitmen untuk menyediakan transparansi kepada para penggunanya. Dan dikarenakan semuanya masih sedang dalam suasana bereksperimental, maka untuk itu... diharapkan para pengguna memahami resikonya.


Disini sy juga dapat melihat antisipasi dari para exchanger yg akan langsung segera mendukung Zcash dalam platform tradingnya antara lain: Poloniex, Bittrex, Kraken, Bitfinex dllnya.


Berbicara tentang Mining pula... kita sudah dapat mulai melihat satu per satu mining pool yg mendukung Zcash sudah mulai bermunculan. Begitu juga dengan software CPU / GPU Miner juga sudah dapat kita manfaatkan untuk menambang Zcash, meskipun banyak diantaranya yg masih belum stabil. Disini perlu diwaspadai juga bahwa para cloud mining bodong juga semakin memarak untuk menawarkan Zcash Mining kepada para newbie yg masih mentah dalam industri cryptocurrency....  Jika anda punya niat untuk pengen belajar sama sama dan curhat seputar industri cryptocurrency... silakan bisa gabung ke group telegram kami ^_^v


Sekian aja dulu, Salam YesNo!


We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yolaha.... lanjut dan terus lanjut dari artikel semalam yg mengulas tentang Insentif dan Sekuritas POS Ethereum. Dan pada dalam artikel hari ini akan membahas tentang topik: "Bagaimana Scaling Berinteraksi Dengan Serangan DOS". Wew!!

Seperti yg kita ketahui, dalam dunia Ethereum, mereka sering diserang dengan berbagai bentuk serangan dari seseorang yg hendak memporak porandakan sistemnya. Contohnya: serangan yg baru baru terjadi dimana para penyerang ini berhasil memadati "statenya" Ethereum dengan akun akun kosong yg setotal 5 GB - 10GB sizenya. Akibatnya seluruh network Ethereum menjadi lamban dan banyak fitur lainnya tidak dapat berfungsi. Namun akhirnya masalah tersebut dapat dituntaskan dengan cara menghapus semuanya akun akun kosong tersebut melalui Hardfork EIP150. Sebenarnya masalah ini lamban laun akan terjadi juga karna seiring bertambahnya pengguna Ethereum, state memorynya akan mencapai satu titik maksimal dimana ia sudah tidak dapat berfungsi lagi sebagaimana mestinya.


Jadi ada tiga paradigma untuk menambahkan skalabilitas Blockchainnya Ethereum, salah satunya ialah dengan metode Trade-off, seperti contoh: besarnya (size) sesebuah shards harus lebih besar lagi, kemudian lebih sedikit orang menjalankan full node dan lebih ramai orang menjalankan light client. Pendekatan kedua pula ialah memperbanyak teknologi channelnya dan pendekatan yg ketiga ialah sharding. Ternyata setelah dikaji ketiga tiga solusi tersebut, pendekatan pertama dan kedua mempunyai masalahnya yg tersendiri, begitu juga dengan pendekatan sharding dalam menghadapi permasalahan DOS.

Berdasarkan kondisi Ethereum saat ini, kapasitas transaksi dalam 1 shard ialah 15transaksi per detik, untuk itu jika ada 80shards maka ia akan dapat memproses 1200transaksi per detik. Disini perlu diperhatikan bahwa meskipun keseluruhan shards dapat memproses 1200 transasksi per detik, namun kapasitas maksimal dalam 1 shards ialah tetap dilimit ke 15 transaksi per detik. Apabila sang attacker hendak menyerang sesebuah shards dengan cara meningkatkan gas price, maka ia masih dapat dilakukan karna tidak perlu memakan kos biaya yg besar. Menyadari kelemahan ini ialah penting karna dengan meningkatkan kecepatan transaksi, maka secara otomatis fees akan menjadi lebih murah jadi ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh bergantung pada fees transaksi yg terlampau murah karna  ia masih dapat mengundang serangan dari para attacker. 

Yopss... jadi kesimpulannya ialah belum ada solusi dari Ethereum untuk memecahkan permasalahan Scaling dan DOS, namun begitu... dengan sudah mengidentifikasi isu isu tersebut lebih awal, itu merupakan langkah awal yg bagus untuk mulai bertumbuh. Sekian aja dulu,


Salam YesNo!



We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Aloha kawan kawan semua... berlanjut lagi artikel hari ini dari sambungan artikel kemarin yang mengulas lebih dalam tentang insentif dan sekuritas POS Ethereum. Jadi dalam Part 3 ini akan lebih fokus mengulas tentang beberapa protokol ekonomi dalam Sistem Proof of Stakenya Ethereum. Dan persoalan pertama ialah: "Siapa yg membayarnya ?"

Yops.. dalam sistem tradisional sebagaimana apa yg dilakukan oleh Bitcoin ataupun crypto lain yg mengamalkan algoritma Proof of Work ialah, fee transaksi digunakan untuk membayar sekuritasnya. Saat ini di Bitcoin, kita mempunyai Block Rewards 12.5BTC/ block dan kemudian block rewardsnya akan semakin berkurang dari waktu ke waktu hingga ke nol. Sesuai dengan apa yg telah ditulis dalam Whitepapernya Satoshi bahwa, setelah block rewardsnya sudah nol, orang orang yg menggunakan sistemnya harus membayar fee transaksi kepada para miner supaya transaksi mereka akan dimasukkan kedalam block untuk diproses. Jadi fees transaksi itulah yg akan menjadi insentif untuk para miner untuk terus mengvalidasikan transaksi. Nah... jadi kalau kita perhatikan.. kita akan menyadari bahwa rewards mining (cth: 12.5BTC) cuma bersifat sementara saja yg berfungsi untuk mendistribusikan coinnya dan melindungi sistemnya saat ia masih muda dan lemah.

Disini Vitalik Buterin menganggap sistem seperti yg disebutkan diatas tadi ialah tidak bagus, alasannya ialah sekuritasnya tidak cukup mapan karna ada potensi serangan "Maginot-Line" dapat terjadi. Dia sudah melakukan kalkulasi dan hasilnya ialah, dengan dana sebesar 150juta dollar, seseorang dapat menciptakan mining farm dia sendiri yg menguasai 51% dari total hashrate Bitcoin dan kemudian menyerangnya terus menerus. Nah... kemudian kalau kita berasumsi Bitcoin sudah berahli ke sistem pembayaran transasksi fees untuk menjamin sekuritasnya, maka tetap saja fee transaksi yg dikumpulkan dalam sebuah block masih tidak dapat menjamin sekuritas transaksi - transaksi yg bernominal besar. Terkecuali.... fee transaksinya dinaikkan kepada beberapa x lipat, atau bermain main dengan supply dan demandnya untuk meningkatkan sekuritas sistemnya. Namun begitu... sebenarnya sistem seperti itu justru akan membawa dampak yg negatif pada sisi ekonominya karna ia akan memaksa orang orang untuk meninggalkannya sistemnya.


Berhubungan dengan Proof Of Stake Ethereum pula, ia dapat menghadirkan fees yg lebih murah untuk sekuritas yg maksimal dan juga dilengkapi dengan mekanisme recovery jika sesuatu yg buruk terjadi. Contohnya... jika ada seseorang melakukan serangan Maginot-Line ke dalam Proof of Stake Ethereum, maka Ethereum ada sebuah pertahanan terakhirnya yaitu "hardfork saja" attacker tersebut dan hapus mereka dari sistem. Ini memang terdengar sedikit kejam... tapi harus diakui bahwa ini ialah solusi yg paling hemat kos biaya utk menghadapi attacker dan apabila ia sudah dilakukan sekali, maka pada masa hadapannya tidak ada orang lagi yg berani mengulanginya lagi. Namun demikian, dengan fee transaksi yg kecil, para attacker ini tetap harus berpikir dua kali sebelum melakukan serangan karna ia tidak akan poin bagi mereka meresikokan sesuatu yg besar demi hasil yg sedikit.

Mekanisme Proof Of Stake ini sebenarnya ada beberapa hal yg menjadi kerisauan para tim dev Ethereum. Salah satunya ialah "Menambang atau Mencuri ?". Jika sesebuah crypto yg bergantung dengan model transaction fee sebagai rewards miningnya maka ada dua opsi pilihan yg tersedia. Pertama... jika sesebuah block mengandungi transaksi yg besar, para miner dapat memilih untuk menambang block tersebut atau Kedua... menciptakan sister block untuk mencuri transaction feenya. Permasalahan seterusnya ialah "Selfish Mining", dimana sy juga kurang jelas apa yg dimaksudkan dengan selfish mining, tp yg sy ketahui ialah selfish mining lebih besar potensinya dapat terjadi pada model yg hanya mengandalkan transaksi fee sebagai insentifnya.

Jadi untuk menghadapi isu isu diatas, Ethereum mempunyai solusi yg terdengar cukup menarik iaitu "Transaction Fee Burning". Nah... dalam sistem model tradisional saat ini, ada dua hal yg biasa dipertanyakan orang, bagaimana sistem membayar sekuritasnya, yakni: berapa sih block rewardsnya? dan berapa fees nya? Tapi sebenarnya ada hal ketiga yg tidak ramai orang sadari iaitu transaksi fee tidak perlu langsung dibayarkan ke para miner, melainkan ia dapat dibakar terlebih dahulu. Nah... transaction fees yg dibakar ini dapat digunakan untuk membayar para miner atau validator untuk satu tempoh waktu lama yg sudah dijadwalkan. 

Untuk mengeksekusi sistem ini, maka dapat diterapkan semacam fees mandatory untuk protokol berdasarkan rata rata transaction fees yg terlibat. Jadi contohnya: sesebuah block transaction fees ialah 10ether sedangkan mandatory feesnya ialah 6ether, maka extra 4ether tersebut akan diagihkan kepada para miner sebagai rewards, sedangkan 6ether itu pula akan diberikan kepada protokol untuk dibakar. Fees yg dibakar oleh protokol ini, dapat dimanfaatkan untuk melakukan banyak hal yg bermanfaat contohnya: dapat digunakan untuk membayar "Block Rewards" atau untuk menghindari inflasi dengan cara mengurangi total supplynya Ethereum dllnya ataupun juga dapat di-DAO kan.


Pendekatan lain yg menarik ialah, ia dapat membakar kelas fees yg spesifik, dimana salah satu contohnya ialah storage fees. Jika sesebuah protokol hendak mengenakan fees untuk menciptakan akun baru, kontrak baru atau apapun itu, maka semua fees yg ada hubungannya dengan bandwidth atau tenaga komputasi harus disalurkan kepada para miners karna mereka ialah para validatornya. Sedangkan fees yg tidak berhubungan dengan itu, akan dibakar. 

Yops.... gimana? menarik kah? Oho.. lanjut lagi pembahasan Insenti dan Sekuritas POS Ethereum di Part 4 pada artikel yg berikutnya dikemudian hari. Sekian dulu utk hari ini.

Salam YesNo!


We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yuhaa kawan kawan semua... lets lanjut lagi sambungan part 2 dari artikel kemarin yg mengulas ttg Insentif dan Sekuritas POS Ethereum. Jadi... pada bagian kedua ini akan membahas lebih dalam tentang sharding yg merupakan sebagian dari Proof of Stake Ethereum.

Gol utama Sharding ialah supaya Ethereum dapat mencapai skalabilitas yg lebih baik lagi dengan keupayaannya untuk dapat memproses 10ribu transaksi per detik atau lebih dari itu. Dikarenakan Ethereum ialah berteknologikan blockchain yg bersifat desentralisasi, bukanlah seperti VISA yg bersifat sentralisasi dimana mereka cuma perlu bergantung pada sebuah data server yg canggih, maka untuk itu, keseluruhan blockchain Ethereum harus dapat berjalan dengan ideal pada perangkat yg berspesifikasi minim, spt contoh: Laptop. 

Apabila sesebuah komputer cuma dapat memproses 50 hingga 200 transasksi per detik, sedangkan Ethereum mau networknya dapat memproses 20ribu transaksi per detik, bagaimana caranya?

Jawabannya ialah: setiap node yg ada dalam network Ethereum hanya perlu memantau dan mengverifikasikan sebagian porsi kecil transaksi. Namun jika sesebuah node hendak mengverifikasikan sesuatu yg lain maka ia juga dapat mengverifikasikannya melalui "merkle-proof" seperti sebagaimana mekanisme yg sedang digunakan dalam lightclientnya Ethereum dan Bitcoin.

Kita dapat membayangkan Shard seperti sebuah blockchain mandiri tapi ia masih tetap berbagi sekuritas yg sama, sehingga ia tidak mudah untuk diserang. Apa yg membedakan Shardnya Ethereum dengan Shard pada cryptocurrency yg lain ialah, Shardnya Ethereum mempunyai satu "common-market" dimana ether dari satu shard dapat diagihkan ke shard yg lain dan ia juga mendukung komunikasi "cross chain" tahap tinggi. 


Perlu diketahui juga bahwa semua shards mempunyai ciri ciri dan peraturan yg sama, terkecuali saja mereka bersifat mandiri dan maka untuk itu, harga GAS Fee pada setiap shards akan berbeda beda. Jika lebih banyak aktivitas pada Shard A berbanding dengan Shard B maka, harga GAS Fee di Shard A akan lebih mahal berbanding dengan yg di Shard B.

Seterusnya ialah Mekanisme Sampling. Nah... mekanisme ini memungkinkan Network Ethereum untuk berbagi satu sekuritas yg sama tanpa memaksa setiap orang mengvalidasi segalanya yg ada. Secara dasar apa yg akan dilakukan ialah, 2kali dalam satu hari, setiap epoch akan di "pseudo-random" untuk memilih 100 validator untuk mengvalidasi setiap shard.  

Dalam bahasa yg lebih mudah dimengerti: setiap 12jam , 100 validator dari keseluruhan validator yg ada akan dipilih secara acak untuk ditugaskan mengverifikasikan sesebuah shard. Contohnya: 100 validator ke Shard A, 100 validator ke Shard B, 100 validator ke Shard C dan seterusnya. Yg lebih menarik lagi ialah dikarenakan semuanya ini dilakukan secara protokol acak (pseudo-random) maka hampir tidak mungkin untuk para attacker melakukan serangan 51% untuk menguasai sesebuah shard.

Yops... sekian aja dulu segment sharding dalam sistem Proof of Stake Ethereum dan stay tune untuk Part 3 selanjutnya.

Salam YesNo!


We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:



http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yops... lets go straight to judul artikel hari ini yg akan mengungkap lebih details tentang Insentif dan Sekuritasnya POS Ethereum yg akan dirilis dalam Fase Ethereum berikutnya "Metropolis". Proof Of Stake dibawakan kedalam industri cryptocurrency pertama kalinya oleh Peercoin di tahun 2011 dan semenjak itu bervariasi cryptocurrency lainnya mengamalkannya algortima tersebut spt contoh: NXT, Tendermint, FlyingFox dan lain-lainya. Tujuannya algoritma POS ini ialah untuk menjadi solusi terhadap algoritma Proof of Work yg merupakan pembaziran sumber daya tenaga listrik.

Pemahaman dibelakang konsep Proof of Stake (POS) dapat diumpamakan seperti sebuah Virtual Mining (Okay... seperti ini penjelasannya...) Kalau di Proof of Work (PoW) anda mempunyai $1000 lalu anda dapat gunakan duit itu untuk membeli hardware untuk mining. Kemudian saat anda hidupkan mesin hardware itu, maka ia akan berjalan secara otomatis untuk menjana blocks yg dapat menghasilkan rewards untuk anda. Ia merupakan sebuah proses yg random (acak) dimana bisa jadi dalam suatu hari nanti anda akan berhasil menjana 4-5 blocks, ataupun tidak ada block sama sekali yg akan anda ciptakan untuk bertahun tahun yg akan datangnya. 


Nah... dalam Proof of Stake (POS) ini, ia mempunyai proses yg mirip dengan Proof of Work (PoW) tadi.. Eceknya: anda punya $1000, lalu anda gunakan duit itu untuk membeli 83Ether ($12/ETH) . Kemudian... akan ada syarat dan ketentuan dalam protokolnya Ethereum dimana anda dapat mengubah 83Ether tadi itu menjadi Virtual Miner. Pada saat anda mempunyai virtual miner ini, protokol tersebut akan menugaskan anda secara random (acak) untuk menciptakan blocks dari waktu ke waktu.

Dikarenakan Miner ini ialah bersifat Virtual (Maya) maka dibutuhkan sebuah metode untuk mengenal pasti miner mana yg aktif dan miner mana yg baru saja hadir. Untuk itu Ethereum akan memanfaatkan Casper Contract yg akan memantau semua informasi informasi yg relevan dengan consensusnya Ethereum. Apa yg menarik dalam keseluruhan konsep ini ialah bahwa sebagai anda sebagai validator (pemilik virtual mining) mempunyai 2 opsi konversi yg dapat anda lakukan. Pertama... anda dapat menukarkan 83ether ini untuk dijadikan virtual mining dan kedua... jika anda sudah bosen... anda bisa menukarkan virtual mining anda kembali kepada ether ditambah rewards (mungkin minus penalty)

Disini semua orang dapat menjadi sebagian dari virtual mining Ethereum dan akan diaktifkan sebagai validator setelah 12-24jam (Epoch n+2) sejak anda mengkonversasi ethernya. Tapi jika anda memutuskan untuk berhenti menjadi validator maka Ether ditambah rewards block yg sudah anda hasilkan akan dikembalikan dalam 12-24jam... Dan apabila anda hendak menjadi validator kembali, maka harus menunggu satu tempoh waktu yg lebih lama dari yg biasanya. Perlu diketahui juga bahwa dalam kontrak Casper aja juga beberapa ketentuan yg akan mendenda anda dan jika itu terjadi maka hasil ether yg akan anda dapat akan berkurang. Sepatutnya para validator ini diwajibkan untuk terus online dan bagi mereka yg selalu terus online tanpa off, maka lebih besar potensinya untuk menciptakan blocks. Pada sisi lainnya jika anda offline... maka urutan anda mendapatkan blocks akan dilewati dan diberikan kepada validator lainnya.


Berbicara tentang masalah yg biasa dihadapi oleh cryptocurrency awal yg menjalankan mekanisme Proof of Stake ini ialah Nothing at Stake. Untuk menjelaskan permasalahan ini, kita harus terlebih dahulu memahami bagaimana jalan kerja ekonominya Proof Of Work. Nah... dalam PoW... ada beberapa orang yg mendukung beberapa pilihan chain untuk mendapatkan kedua dua rewards contohnya... sy sisihkan tenaga mining hardwareku 50% ke ethereum classic, dan 50% ke ethereum maka sy akan mendapatkan kedua dua rewards tersebut dgn pembagian 50%-50%. Tapi kebanyakan kasusnya orang akan lebih memilih untuk fokus pada 1 chain saja yg mereka rasakan tepat. Apabila chain yg tidak mendapat dukungan hashrate yg cukup, maka ia akan kalah dan ditinggalkan. Terbukti untuk sekian lamanya bahwa mekanisme Proof of Work ini berjalan dengan mulus dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Tapi.... masalah terbesar yg sering terjadi pada Algoritma PoS yg naif ini (bukan Casper) ialah jika terdapat 2 chain dalam sesebuah blockchain... maka virtual miner anda akan ikut terbagi menjadi dua..  Jika dulunya anda cuma punya virtual miner yg bernilai 83ether di chain A, maka sekarang di Chain B anda juga akan mempunyai satu lagi virtual miner yg bernilai 83ether. Secara logikanya, apa yg akan dilakukan oleh para miner ini ialah tentu saja dong menambang pada kedua dua chain ini. LOL.. Dan ini ialah hal yg buruk karna ia akan menyebabkan kedua dua chain tersebut terus bertumbuh, sehingga tidak ada akan ada kesepakatan suara (consensus) yg dapat dicapai. 

Yops.. jadi Casper mempunyai solusi terhadap permasalahan ini... yaitu "DARK UNCLES" oho!! Mungkin ada beberapa diantara kita yg mengetahui bahwa dalam ethereum yg saat ini masih Proof of Works, kita mempunyai sebuah istilah yg disebut "Uncles", dimana ia berfungsi untuk memberikan miner sebagian kecil rewards meskipun block mereka gagal tembus kedalam main chain. Nah.. sedangkan "DARK UNCLES" dalam Proof of Stake ini, ia bukan berfungsi untuk memberikan para miner rewards, namun sebaliknya ia mendenda para miner. Contohnya: jika anda membuat keputusan untuk menciptakan block di Chain B dan sedangkan yg menang atau yg lebih dominan ialah Chain A, maka anda akan didenda (Block Penalty)


Menarik? Oho masih panjang lagi penjelasannya... bersambung di part 2... aha... Stay Tuned!

Salam YesNo! 
We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:


http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yopp tahun depan ialah tahun 2017, dan apabila anda ialah seseorang yg percaya sama tahyul serta sedikit cupu dengan statistik finansial, maka anda akan berasumsi krisis dunia akan terjadi di tahun 2017. Mungkin anda akan bertanya: kenapa 2017? Karna tahun tersebut berujung dengan angka "7". Melihat kembali kepada sejarah dunia, keanjlokan bursa saham wall street terdasyat terjadi pada tahun 1987. Kemudian Krisis Asian terjadi pada tahun 1997. Kegagalannya finansial pada sektor "Mortgage" aka. "Hutang Hipotik" pula telah terjadi pada tahun 2007.

Sebenarnya kita tidak bisa memastikan kapan krisis dunia berikutnya akan terjadi. Tapi hakikatnya, semua musibah ternampak terjadi pada satu rumus itu. IMF (Internasitional Monetaru Fund) sempat menyatakan bahwa resiko di level "medium" sedang terus meningkat saat ini, dimulai dari: kegelisahannya isu politik di US, lemahnya institusi keuangan dan juga  utang utang organisasi raksasa yg semakin menumpuk.  


Apa yang lebih sulit untuk ditangani ialah utang utang akibat dari kebocoran keuangan yg semakin membanyak. IMF juga mengatakan bahwa utang bahan bakar yg semakin meningkat juga membuat para peminjam menjadi semakin rapuh. Karna para pengutang ini terus terusan meminjam sampai ke satu titik tidak dapat terbayarkan lagi. Maka secara gak langsung.. para peminjam juga akan kena batunya dan... akhirnya keseluruhan ekosistem roboh.  

Yang baru baru ini... saham Bank Deutsche yg merupakan bank terbesar di Jerman anjlok 62% dari nilai tertingginya di tahun 2015, sehingga semua para investornya menjadi super resah. Di Itali pula utang utang dari para peminjam dana Bank, ialah sama dengan 1/4 dari total Produk Domestik Bruto negaranya. (Catatan tambahan: Gross Domestic Product  adalah total nilai produksi barang dan jasa di dalam suatu negara selama satu tahun


Di Amerika pula, Bank Bank besar juga ternampak ngeri ngeri sedap dan tidak aman sejak kejadian krisis ekonomi yg sebelumnya (2007). Saham Bank Bank Raksasa di US saat ini berada pada nilai yg rendah dan akan berhadapan dengan masa masa sulitnya jika krisis ekonomi berikutnya datang menerpa. Cukup serba salah, juga bahwa merendahkan suku bunga bukan solusi untuk sesebuah Bank menghadapi krisisnya, apalagi meningkatkan suku bunga justru akan memudaratkan keadaan.

Menurut pakar analisis finansial, Bank China lebih terancam bahaya saat ini karna sistem "Shadow Bankingnya" besar dan sulit untuk dimengerti, dimana penderitaannya dapat dengan cepat berdampak kepada bank konventional di negaranya itu.  


Yopss... sekian aja dulu informasinya dalam artikel hari ini.

Salam YesNo!


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/dzafacollection/shadow-banking-peluang-atau-ancaman_54f43c69745513a32b6c88a
We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:


http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Yops... hari ini ane mendapat tau melalui media media internet bahwanya terjadi penyerangan DDOS besar besaran di situs situs Amerika. Situs situs popular seperti Twitter, Netflix, AirBnb, Reddit, dllnya menjadi lamban dan bahkan ada yg tidak dapat diakses untuk beberapa waktu. 

Serangan DDoS (Distributed denial-of-service) ini dilakukan dengan cara membanjiri sesebuah server dengan trafik internet yg padat sampai ia roboh. Serangan DDOS bukan lagi yg baru karna serangan ini sudah kerap dilakukan oleh para hacker, namun demikian... tidak dapat kita pungkiri juga bahwa teknik serangan mereka semakin hari semakin berbahaya.

Seperti biasa sudah menjadi rutinitas seharian melayari forum - forum komunitas crypto (terutamanya Ethereum) untuk mencari cari ada info info apa yg terbaru. Dan... lumayan menarik ketika seseorang dalam komunitas Ethereum mengungkapkan bagaimana Ethereum dapat mencegah terjadinya serangan DDoS ini di masa hadapan. Yops.. jawabannya ialah sudah saatnya jangan mengandalkan sistem DNS yg bersifat sentralisasi, tapi beranjaklah mengandalkan sistem yg bersifat desentralisasi. Disini Nebulis, sebuah IPFS domain name system yg berjalan pada platform Ethereum dapat menjadi solusi terhadap permasalahan tersebut.



Yops... sekian aja dulu artikel ane hari ini. Selamat bermalam minggu.


Salam YesNo!

We greatly appreciate the support of our sponsors listed below:


http://www.oneyesoneno.com/2015/01/berbisnis-travel-dan-cargo-ter-dasyat.html

http://www.oneyesoneno.com/2016/09/gainbitcoin-meraih-pasif-income-via-cloud-mining.html

Oneyesoneno

{facebook#http://facebook.com/oneyesoneno} {twitter#http://twitter.com/oneyesoneno} {google#https://plus.google.com/102401419738820792784} {pinterest#https://id.pinterest.com/1yes1noindo/} {youtube#https://www.youtube.com/user/oneyesoneno/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget