Token Card Monilith Selaku Platfrom Banking (Ethereum) | Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency
Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency

Berbagi informasi cryptocurrency dan peluang bisnis online di indonesia

Token Card Monilith Selaku Platfrom Banking (Ethereum)

Token Card Monilith menghadirkan 3 komponen untuk memberikan solusi pengadoptasikan cryptocurrency sebagai alat pembayaran yang berjalan pada blockchain Ethereum

Hingga ke hari ini, ramai orang yang hendak membawa cryptocurrency untuk diadoptasikan secara masal. Namun demikian, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Hal ini diakibatkan karna proyek proyek yang ada saat ini tidak mengindentifikasi dan mencari solusi terhadap punca permasalahan utamanya yaitu:
  • Sekuritas - menyimpan asset ialah sebuah perkara yang cukup merepotkan bagi sesetengah orang. Mereka lebih senang memilih untuk percaya kepada pihak ketiga, spt contoh: platform exchangers sebagai tempat penyimpanan assetnya. Ini ialah sebuah masalah besar karna ia mengandung resiko kecurian/ scam yang sudah sering sekali terjadi.
  • Kegunaan - bejibun prosedur yang harus dilalui sebelum dunia nyata dapat menerima penggunaan asset digital. Para pengguna diwajibkan melalui prosedur KYC (Know Your Customer) sebelum dapat melakukan deposit dan withdrawal.
  • Kebebasan Asset - saat kita menyuruh orang awam untuk menggunakan asset crypto yang volatile seperti Bitcoin, mereka selalu bilang tidak. Disini orang orang seharusnya tidak cuma terbatas pada satu bentuk currency saja, melainkan mengakses seluruh asset ekonomi yang ada, dari yang berspekulatif seperti ETH sampai kepada komoditas yang didukung oleh asset nyata (emas) seperti DGX.

Platform Token (Monolith) berencana untuk memberikan solusi terhadap semua isu yang disebutkan diatas dan memposisikan dirinya dengan memberikan fasilitas kepada pengadoptasian asset yang berjalan dalam ekosistem Ethereum.

Untuk mengadapi permasalah yg disebutkan diatas, ada 3tiga komponen dalam proyek ini yaitu Contract Wallet, Tokencard dan Token App. Contract wallet merupakan sebuah smart contract wallet yang dikontrol oleh anda sepenuhnya. Sedangkan Token Card ialah kartu debit Visa yang dapat dikustomisasi aksesnya yang disetting oleh sang pemilik untuk mengwithdraw dana atau digunakan untuk melakukan pembayaran. Pembayaran yang disebutkan ini dilaksanakan melalui ERC20Token yang membawa maksud bahwanya anda dapat membelanjakan ETH, REP, DGX untuk secangkir kopi. Nah... dengan hadirnya Token App, maka ini mengabungkan kali kedua dua komponen dalam sebuah aplikasi teknologi canggih.

Contoh di sisi seorang pengguna: Seseorang pemilik TokenCard yang bernama Budi hendak membayar segelas bir yang berharga 20ribu rupiah. Si Budi ini sudah terlebih dahulu mensetting contract walletnya bahwanya dia cuma diperbolehkan untuk membelanjakan 1% dari assetnya per hari. Selain dari itu, dia juga telah mengaktifkan pembayaran multi asset yang membenarkan dia membayar menggunakan asset asset lain yg dia kehendaki, seperti contoh: ETH dan DGX. Selanjutnya Budi tinggal menggosokkan kartunya kedalam sistem API VISA Network untuk mengkonfirmasikan transaksi. Lalu kami akan mengevaluasi order book harga diantara kedua dua ETH dan DGX pada sebuah exchanger dan melaksanakan perintah withdrawal. Apabila ia sukses, maka transaksi itu akan berlangsung dan sebuah notifikasi akan muncul pada mobile phonenya. Terakhir, Budi dapat melihat kembali rincian transaksi di Token appnya.

Contoh di sisi sekuritas: Seseorang yang bernama Ahmad merasa kawatir jika dia diincar oleh hackers yang hendak mencuri dana dananya. Ahmad ini mempunyai banyak Ether dan sangat aktif dalam investasi ICO ICO sehingga dia mau supaya semua asset yang dia miliki sentiasa aman. Nah... disini melalui Token Apps, Ahmad mensetting berbagai sekuritas yang memanfaatkan teknologi smart contract untuk melindungi asset - assetnya. Pertama tama, dia mensetup supaya cuma dia sendiri saja yang diperbolehkan mengakses dananya. Kedua... dikarenakan kekawatiran jika kunci privatenya hilang, maka Ahmad membenarkan kita untuk mengahlikan dananya kepada spesifik contract wallet cadangan, dimana ia cuma dikontrol oleh dia sendiri saat terjadinya kasus darurat. Terakhir, Ahmad akan mensetting limit withdrawal per hari sehingga apabila ada terjadi kecurian dana, maka dia akan mengetahuinya dengan segera dan mengasingkan dananya kedalam wallet darurat yang disebutkan tadi. Nah... sekarang Ahmad sudah dapat dengan tenangnya tidur nyenyak. Menarik kan?

Aha!! Yops... jadi ane rasa sekian aja dulu informasi pengenalan "Token" selaku Platform Banking dan stay tuned untuk update yang berikutnya.


Salam YesNo!
Reaksi:

Post a Comment

Invest in Ethereum on eToro the World’s Leading Social Trading Network...

Join millions who have already discovered easier methods for investing in Ethereum...

Learn from profitable eToro traders or copy their positions automatically

[Notice] Silakan menggunakan opsi "Name/ Url/ Login ke Google Account dahulu" untuk berkomentar. Jika sesebuah artikel sudah melebihi kapasitas kometar, maka Klik javescript "Muat Yang Lain..." untuk menampilkan keseluruhan komentar. [Terimakasih]

[blogger][facebook]

Oneyesoneno

{facebook#http://facebook.com/oneyesoneno} {twitter#http://twitter.com/oneyesoneno} {google#https://plus.google.com/102401419738820792784} {pinterest#https://id.pinterest.com/1yes1noindo/} {youtube#https://www.youtube.com/user/oneyesoneno/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget