Kenapa Gnosis Fokus Pada Desentralisasi? | Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency
Seputar Bisnis Online Dan Cryptocurrency

Berbagi informasi cryptocurrency dan peluang bisnis online di indonesia

Kenapa Gnosis Fokus Pada Desentralisasi?

Cari tau kenapa Gnosis selaku market prediksi menfokuskan dirinya sebagai platfom yang berdesentralisasi? Bagaimana desentalisasi dapat membawakan nilai kepada Gnosis?

Yops... kawan kawan semua, artikel ini dikutip dari artikel blog Gnosis "The Case for Decentralization" dan alasan sy hendak share-kan pada postingan blog hari ini, karna ia akan memberikan kita gambaran lebih mendalam terhadap mekanisme sistem kerja Gnosis selaku prediksi market. Jadi sebelumnya... mungkin ada yg sudah mengetahui dan mungkin juga ada yang belum mengetahui, bahwanya ane sudah cukup lama memantau Gnosis sejak tahun 2016 lagi. Gnosis merupakan salah satu proyek yang berjalan diatas blockchain ethereum, dimana ia tidak melibatkan campur tangan orang tengah pada pasar prediksinya. Disini mungkin kita akan bertanya, Kenapa Gnosis berusaha sedaya upaya untuk menjadikan platformnya bersifat desentralisasi?

Secara tipikalnya, jika kita hendak berpartisipasi dalam market prediksi ataupun market lainnya, seseorang pengguna harus mengirimkan dana kepada operator situs, contohnya: Betfair (situs judi), Poloniex (platform trading) dllnya. Dana dana tersebut kemudiannya akan dipegang oleh para operator situs, barulah sebuah unit duit digital akan dikreditkan kepada pengguna melalui entri database. Proses yang sedemikian rupa, mendatangkan resiko kepada kedua dua pihak yaitu: para operator dan penggunanya. Pertama, para operator situs harus bertanggung jawab dalam mensekuritaskan dana pelanggannya. Jika terjadi hack ataupun bug yang mengakibatkan situsnya tidak responsif ataupun dana pelanggan hilang, maka mereka dapat didakwa ke pengadilan. Kedua, pada sisi lainnya pengguna harus mempercayai operator situs bahwanya mereka tidak mempunyai niat jahat ataupun berharap supaya segala resiko sekuritas yang disebutkan diatas tidak terjadi. Tidak lupa juga, bahwanya para pengguna harus sentiasa berharap supaya tidak ada para regulator yg akan menggangu gugat penyediaan jasa tersebut, sehingga memperumitkan proses withdrawal.

Disini, Gnosis yang bersifat sepenuhnya desentralisasi, dimana ia berjalan secara otomatis atas konsep dasar smart contract, memberikan solusi terhadap segala permasalahan yang disebut diatas. Dana yang tidak digunakan selalu berada pada kontrol para penggunannya. Para pengguna akan memiliki akun, dimana kunci rahasia berada pada genggaman tangannya, sehingga meskipun apabila Gnosis tidak berfungsi (anologi), dana milik pengguna tetap dapat ditransaksikan. Adapun dana yang telah digunakan oleh pengguna untuk membeli "saham" pada market prediksi, semuanya disimpan dan diotomatiskan oleh smart contract, sehingga ia tidak dapat dihentikan ataupun dimanipulasikan oleh sesiapapun serta dirancang untuk membayar nilai yang tepat sesuai dengan resolusi acaranya. Dengan berkurangnya resiko dan bertambahnya keyakinan dari pengguna Gnosis, maka ia akan mendatangkan likuiditas yang lebih besar terhadap market prediksinya.


Regulasi dan hukum ialah berbeda beda mengikut negara masing masing, hal ini dapat kita lihat bahwa pemerintahan negara China memblokir akses terhadap situs google. Begitu juga di Indonesia, ada beberapa situs yang sengaja diblokir. Dikarenakan Gnosis ialah bersifat desentralisasi, maka untuk itu ia dapat diakses darimana pun asalkan anda mempunyai akses terhadap konektivitas internet. Tambahan lagi, sesiapa pun yang mengakses Gnosis, tidak kira dimana pun mereka berada, semua tetap dapat mengakses market yang sama, harga dan likuiditas yang serupa. Contohnya: market cuaca di China, nah... disini para ahli penelitian di UK (England) dapat mengakses prediksi market cuaca di China dan menjualkan informasi kepada mereka. Alhasil menciptakan informasi unik pada market serta estimasi harga yang lebih tepat.

Gnosisi dibangun sebagai sebuah platform yang membenarkan pihak manapun membangun aplikasi diatasnya. Untuk memungkinkan hal ini dapat berlangsung baik, maka isu kepercayaan haruslah diatasi terlebih dahulu, karna ada resiko bagaimana kalau Platform Gnosis melakukan perubahan peraturan di masa hadapan? Contohnya: saat seseorang dev hendak membangun aplikasi di atas Facebook, maka mereka harus selalu mengikuti ketentuannya facebook. Nah... untuk mengatasi permasalahan ini, smart contract memainkan perannya karna segala peraturan platform telah di hardcode pada software sehingga ia dapat diverifikasikan dan disaksikan oleh publik. Adapun nantinya di masa hadapan, lapisan pemerintahan desentralisasi akan diimplementasikan untuk menghadirkan transparansi dan keadilan untuk semua partisipannya. 


Yops.. ane rasa sekian aja dulu informasinya. Semoga Bermanfaat.


Salam YesNo!
Reaksi:

Post a Comment

Invest in Ethereum on eToro the World’s Top Social Trading Network!!!

Join millions who have already discovered easier methods for investing in Ethereum.

Learn from experienced eToro traders or copy their positions automatically.

[Notice] Silakan menggunakan opsi "Name/ Url/ Login ke Google Account dahulu" untuk berkomentar. Jika sesebuah artikel sudah melebihi kapasitas kometar, maka Klik javescript "Muat Yang Lain..." untuk menampilkan keseluruhan komentar. [Terimakasih]

[blogger][facebook]

Oneyesoneno

{facebook#http://facebook.com/oneyesoneno} {twitter#http://twitter.com/oneyesoneno} {google#https://plus.google.com/102401419738820792784} {pinterest#https://id.pinterest.com/1yes1noindo/} {youtube#https://www.youtube.com/user/oneyesoneno/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget